Keep fighting my fate
RSS icon Email icon Home icon

  • Kritik feminisme pada cerpen Perempuan Sinting di Dapur

    Posted on December 29th, 2009 by Dimas Prasetyo, and has been read for 48 times No comments

    Ketika mendengar kata perempuan, maka di benak kita akan terlintas kata-kata seperti lembut, cantik, lemah, manja, penurut, dan seterusnya. Bagi masyarakat pada umumnya, konsep ini dimaklumi sebagai sesuatu yang kodrati bagi seorang perempuan. Kaum esensialis pun seperti para pemuka agama dan masyarakat turut mendukung bahwa atribut-atribut yang melekat dalam konsep seorang perempuan adalah sesuatu yang kodrati atau alamiah dikarenakan factor biologis sebagai perempuan itu sendiri.
    Baca selengkapnya »



Canonical URL by SEO No Duplicate WordPress Plugin