DPM WORLD
Keep fighting my fate
-
Puisi Matahari
Posted on December 19th, 2009 No commentsSeberkas garis menembus jendela berterali.
Merambatkan gelonbang-gelombang tranversal pagi di pipi lembut seorang putri.
Dikala ia membuka matanya, segenap alam berseri menari.
Angin bernyanyi, tetes embun meniti.
Akulah sang bintang di kala itu.
Bersinar atas kuasa tanpa meragu.
Kubakar tubuh ini tuk sekedar menghangatkanmu.
Walau terkadang kau tiada tahu.Ingatlah hangatku dikala senyum merona.
Layaknya musim semi hai bunga sakura.
Namun tiada lupakanku ketika hati meradang rana.
Karena aku kan selalu ada, walau engkau di sebrang dunia.Ini cinta yg tak ada sesal.
Mengisi detik dengan ketulusan kekal.Depok, 5 Maret 2009
(ketika semua mati dan hidup kembali)
Related Links:
- The Secret Admirer (Sebuah Kisah Cinta dan Harapan)
- Ujian Tengah Semester Pengkajian Prosa Inggris 2009
- Boyzone – Everyday I love You
- Berakhir dengan Indah
- Jois dan Sang Malaikat
- Kajian Nilai Filosofi Cinta dalam Internet melalui prespektif Barthes
- Di akhir Cerita
- Biar Aku Memikirkanmu
- Program Pay Per Click dari Indonesia
- Kritik feminisme pada cerpen Perempuan Sinting di Dapur
Leave a reply
Canonical URL by SEO No Duplicate WordPress Plugin







Komentar Anda